Asah Literasi Melalui Diklat Jurnalistik

Kemampuan mengolah informasi dan menulis merupakan bagian penting dalam literasi. Karenanya, bidang Kesiswaan SMKN 2 Trenggalek bersama ekstrakurikuler Sinematografi mengadakan pelatihan diklat jurnalistik untuk para siswa, Selasa (5/8). Diklat menghadirkan pemateri dari tim awak media mataraman.net. Selain diklat jurnalistik, acara ini juga diisi dengan sosialisasi kampanye anti narkoba.

“Kucing makan tikus, hal biasa kan? Lalu bagaimana bila tikus makan kucing, unik?” tanya Madchan Jazuli yang di-iyakan oleh para peserta diklat. Jazuli yang merupakan jurnalis Mataraman, saat itu sedang mengulas nilai berita. Pada sesi tersebut, ia memberikan wawasan dasar tentang pers dan jurnalistik.

Selain membahas seputar berita, sebelumnya, Jazuli mengenalkan kepada siswa apa itu wartawan. Ia menegaskan, wartawan adalah orang yang melaksanakan tugas jurnalistik secara terus menerus, yakni mncari data atau informasi, menyimpan, mengolah, dan menyebarluaskannya ke publik.

“Sekolah ini pernah didatangi wartawan?” ujar Jazuli kepada siswa. Beberapa siswa yang ditunjuk mengaktu tidak tahu. “Pasti pernah. Setiap kantor layanan publik pasti pernah didatangi oleh wartawan,” ungkapnya. Lebih lanjut, Jazulu juga memaparkan apa bedanya fitnah dengan berita, perusahaan pers, fungsi dari pers, teknik mencari berita, dan nilai berita.

Kagiatan pelatihan jurnalistik merupakan agenda rutin yang digelar SMKN 2 Trenggalek tiap tahunnya. Menurut Imam Malik SPd, salah seorang patinia dari diklat jurnalistik, kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah agar para siswa utamanya mereka yang aktif di organisasi, memiliki literasi digital yang baik.

“Harapannya, mereka punya gambaran bagaimana bermedia sosial yang baik, berkemampuan literasi digital yang baik, bisa mencerna, menyaring dan mengolah berbagai informasi dari sosial media dengan bijak,” tutur Malik.

Untuk peserta diklat, Malik mengungkapkan, mayoritas adalah calon anggota ekstrakurikuler sinematografi, ditambah dengan beberapa anggota OSIS. “Diakhir acara, ada agenda pengukuhan anggota ekskul sinematografi,” ujarnya.

Selian kejurnalistikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi kampanye anti narkoba. Selaras dengan tema yang diangkat yakni Pelajar Vokasi Kuat, Literasi Hebat, Hidup Sehat Tanpa Narkoba. Sosialisasi anti narkoba dibimbing langsung oleh tim dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek.(*/fa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *