Pembelajaran mendalam (PM) atau deep learning menjadi acuan utama dalam pembelajaran dan telah disahkan oleh Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu’ti. Sebagai upaya penguatan penerapannya, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang menggelar pelatihan PM bagi kepala sekolah dan guru. SMKN 2 Trenggalek turut serta mendapatkan undangan dan tergabung dalam pelatihan Batch 3.
Untuk pelatihan PM Batch 3 ini, SMKN 2 Trenggalek mengikuti sesi khusus untuk kepala sekolah dan dihadiri langsung oleh Drs Masrur Hanafi MM selaku kepala sekolah. Pelatihan PM bagi kepala sekolah ini berlangsung mulai Senin (25/8) hingga Jumat (29/8).
Ada tiga kelas pelatihan kepala sekolah yang berlangsung, ditambah satu kelas untuk guru. SMKN 2 Trenggalek tergabung di kelas 3A bersama dengan kepala sekolah terundang dari kabupaten Trenggalek, Lamongan dan Sumenep. Pelatihan dibimbing langsung oleh dua pemateri ahli yakni Indah Patmawati SPd MPd dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur dan Ribut Efendi SPd MT dari BBPPMPV Malang.
Pelatihan yang berlangsung hampir seminggu tersebut masih merupakan tahap pertama atau disebut IN-1. Masih ada tiga sesi pendampingan yang akan dilaksanakan antara September hingga November. Tahap akhir dari rangkaian tersebut adalah IN-2 yang dijadwalkan pada 19 November 2025.
Banyak bahasan dan penugasan dalam rangkaian pelatihan ini yang mana tujuan utamanya adalah memastikan penerapan PM secara menyeluruh di satuan pendidikan. Materi yang didalami oleh para kepala sekolah antara lain, Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset) pada Pembelajaran Mendalam; Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam; Penyelarasan Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan dengan Pembelajaran Mendalam; Kepemimpinan dan Pengelolaan Praktik Pedagogis, Kemitraan Pembelajaran, Penciptaan Lingkungan Belajar, dan Pemanfaatan Digital; serta Penyusunan Rancangan dan Implementasi Inkuiri Kolaboratif.(*/fa)