ANBK 2025, Kemampuan Literasi dan Numerasi Diuji

Selama dua hari, mulai Senin (4/8) kemarin, SMKN 2 Trenggalek mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025. Asesmen ini menguji kemampuan literasi dan numerasi dari peserta didik, serta menjaring survei karakter dan lingkungan belajar.

Pelaksanaan ANBK tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Baik dari topik yang diujikan maupun dari pemilihan peserta didik yang ikut serta. Peserta ANBK dipilih secara acak oleh sistem dengan pertimbangan tertentu dengan target murid kelas XI dari semua konsentrasi keahlian.

Hanya saja, dari sisi jumlah peserta, ANBK 2025 memang lebih sedikit. Bila tahun sebelumnya melibatkan 3 lab, tahun ini hanya 2 lab dengan total 45 peserta.

Kelvin Fando, peserta ANBK dari kelas XI TPTU B, saat megikuti sesi gladi ANBK mengungkapkan bahwa soal-soal dalam ANBK sebenarnya mudah. Mayoritas lebih ke analisis logika. “Bersifat logika. Kalau yang sulit, mungkin di hari ke-2 karena ada hitung-hitungnya,” ujar Kelvin.

Teman sekelas Kelvin, Linggar Bakti yang juga satu ruang ujian, mengiyakan apa yang disampaikan temannya. Karenanya, Linggar merasa optimis bisa memperoleh nilai yang baik. “Terkait nilai, saya yakin bisa mendapatkan nilai yang baik,” tuturnya.(fa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *