Upacara Hari Lahir Pancasila, Meneguhkan Asta Cita bagi Generasi Muda

SMKN 2 Trenggalek menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Minggu (1/6) di lapangan barat sekolah. Upacara yang diikuti oleh siswa kelas X dan XI dari tujuh konsentrasi keahlian ini berlangsung dengan khidmat dan tertib.

Wakil Kepala Sekolah bidang SDM, Dwi Ernawati MPd, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Dwi Ernawati membacakan teks resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengusung tema nasional tahun ini, yakni Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.

Upacara dimulai dengan persiapan barisan, pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, amanat pembina, pembawaan lagu Garuda Pancasila, hingga ditutup dengan doa. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar.

Dalam amanat yang dibacakan, disampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi merupakan jiwa bangsa dan pedoman hidup bersama yang harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda,” demikian kutipan isi amanat BPIP yang dibacakan Dwi Ernawati di hadapan para peserta upacara.

Disebutkan pula bahwa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas nasional. Salah satu agenda penting adalah memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Pesan yang kuat juga disampaikan kepada generasi muda, termasuk pelajar, agar menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini, tidak hanya dalam pelajaran formal, tetapi juga melalui praktik keseharian di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Sekolah harus menjadi tempat lahirnya generasi yang tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral,” lanjut isi sambutan tersebut.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila digelar bertepatan dengan jelang kegiatan Dies Natalis ke-21 SMKN 2 Trenggalek yang akan dirayakan pada Senin (2/6). Seusai upacara, para siswa menerima tiket jalan sehat dan hiburan yang dibagikan melalui wali kelas masing-masing.

Tak hanya itu, siswa dari berbagai kelas juga mulai melakukan persiapan bazar, termasuk pemasangan tenda dan penataan produk-produk Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang akan dipamerkan dan dijual dalam kegiatan esok hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pembelajaran nyata penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar, terutama dalam hal gotong royong, kemandirian, dan semangat kewirausahaan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *