Trenggalek, 22 Oktober 2024 – Kemampuan dalam berbahasa Indonesia merupakan aspek penting dalam dunia pendidikan. Mulai dari siswa, guru, mahasiswa, dosen, hingga para peneliti di bidang pendidikan harus memiliki tingkat kemahiran yang terukur. Karenanya, perlu ujian khusus untuk mengetahui level kemahiran Bahasa Indonesia yang bisa diterima. Berkaitan dengan hal tersebut, SMKN 2 Trenggalek menggelar kegiatan Sosialisasi Uji Kemahiran Bahasa Indonesia, Selasa (22/10).
Bertempat di ruang rapat area barat, acara sosialisasi diikuti oleh seluruh guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, ketua kompetensi keahlian, dan perwakilan dari guru normatif-adaptif. Ikut serta juga dari pihak siswa yakni seluruh siswa kelas X Kompetensi Keahlian Akuntansi.
Wenni Rusbiyantoro SS MHum, pembicara dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, menyatakan bahwa Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) diselenggarakan tiap satu tahun sekali. Pelaksanaannya tidak harus menunggu koordinasi dari lembaga atau instansi. “Calon peserta bisa mendaftar secara mandiri dari rumah dan gratis. Pelaksanaan UKBI juga bisa dikerjakan dari rumah secara daring,” ujar Wenni.
Hingga pelaksanaan UKBI yang terakhir, Wenni mengungkapkan partisipan dari Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat tertinggi dalam hal jumlah peserta. “Secara nasional, Jatim memiliki peserta terbanyak,” tegasnya.
Meski demikian, dari sebaran jumlah peserta tiap kabupaten, Wenni berharap jumlah peserta dari Kabupaten Trenggalek bisa ditingkatkan. Hal ini terlihat dari peringkat Trenggalek yang masih berada diangka ke-32. “Saya yakin data peserta ini hanya dari kalangan mahasiswa. Harapannya ke depan, SMKN 2 Trenggalek bisa turut berpartisipasi dalam UKBI ini,” tutur Wenni.
Untuk lebih memacu semangat penerapan program UKBI di lingkungan sekolah, Wenni menyatakan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan lomba Giat UKBI Adaptif Merdeka untuk pelajar SMP dan SMK se-derajat. Poin utama penilaiannya pada sejauh mana partisipasi sekolah dalam melaksanakan UKBI. “Wujud produknya adalah video implementasi UKBI yang diunggah pada kanal Youtube dan dikirimkan ke Balai Bahasa. Dinilai secara nasional, pemenang mendapat hadiah dengan nominal 25 juta,” ungkapnya.
Sosialisasi Uji Kemahiran Bahasa Indonesia ini merupakan program SMK Pusat Keunggulan (PK) Skema Reguler Lanjutan yang telah menjadi agenda di SMKN 2 Trenggalek. Sebagaimana kegiatan pada agenda SMK PK sebelumnya, sosialisasi kali ini juga menyasar guru, tenaga kependidikan dan peserta didik SMKN 2 Trenggalek.(*/fa)