Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran berbasis industri, SMKN 2 Trenggalek melaksanakan kegiatan studi tiru Teaching Factory (Tefa) ke SMKS 1 Muhammadiyah Kepanjen dan SMKN 3 Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman siswa serta guru dalam mengelola pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kunjungan ini diikuti oleh sejumlah bapak ibu guru Wakil Kepala Sekolah serta bapak ibu Guru Ketua Konsentrasi Keahlian dari SMKN 2 Trenggalek yang ingin memahami lebih dalam konsep dan implementasi Teaching Factory di kedua sekolah tersebut. Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik dalam lingkungan kerja nyata sehingga siswa memiliki pengalaman kerja yang lebih aplikatif.
Di SMKS 1 Muhammadiyah Kepanjen, peserta studi tiru mendapatkan pemaparan mengenai sistem pembelajaran berbasis produksi yang telah diterapkan. Sekolah ini telah sukses mengembangkan berbagai unit usaha yang dikelola langsung oleh siswa dengan bimbingan guru dan tenaga ahli dari industri.
Sementara itu, di SMKN 3 Malang, peserta diperkenalkan dengan berbagai program unggulan Tefa, terutama dalam bidang teknik dan rekayasa. SMKN 3 Malang dikenal memiliki fasilitas yang modern serta kemitraan yang erat dengan berbagai perusahaan industri.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi SMKN 2 Trenggalek dalam mengembangkan Teaching Factory yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan industri.