Tracer Study dan Penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK) Tahun 2024

Kegiatan yang termasuk dalam rangkaian program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) Skema Lanjutan Tahun 2024 dilaksanakan pada Kamis, 5 September 2024 di Ruang B2.15 SMKN 2 Trenggalek. Peserta terdiri dari Wali Kelas XII dan XIII Tahun Ajaran 2022/2023 serta seluruh tim BKK.

Acara dimulai dengan sambutan Bapak Drs. Masrur Hanafi, M.M. selaku Kepala SMKN 2 Trenggalek. Selanjutnya pemaparan materi dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek. Tujuan diadakan acara ini untuk penguatan kelembagaan BKK guna mengurangi angka pengangguran, terutama pada alumni SMKN 2 Trenggalek.

Pertama, pemaparan terkait Tracer Study oleh Ibu Devi Nur Rahayu, S.Pd. selaku Staf Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Tracer Study merupakan sebuah program penelusuran tamatan yang bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi mengenai keadaan terkini lulusan SMK, apakah mereka Bekerja, Melanjutkan atau Wirausaha (BMW), atau terlibat dalam kegiatan lain seperti kerja paruh waktu maupun kursus. Bu Devi menjelaskan manfaat Tracer Study bagi alumni, sekolah, pemerintah, serta pengaruh terhadap rapor mutu sekolah. Beliau juga menekankan bahwa keaktifan alumni sangatlah penting dalam Tracer Study dan memberikan panduan dalam mengisi platform Tracer Study dari Kemendikbudristek. Nantinya Wali Kelas akan menyampaikan informasi tersebut kepada alumni di kelas masing-masing.

Narasumber kedua adalah Bapak Sarkun, S.E. selaku Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Beliau menyampaikan materi terkait tentang Penguatan Kelembagaan BKK kepada SMKN 2 Trenggalek sebagai SMK PK, tentang kebijakan – kebijakan BKK, dan teknis kinerja BKK. Memberi pemahaman tentang bagaimana menjalankan bursa kerja secara efektif dan efesien dalam mendukung proses penempatan tenaga kerja untuk memenuhi pasar kerja, serta membangun jaringan yang lebih baik, memahami kebutuhan perusahaan, serta menyediakan tenaga kerja yang sesuai dengan permintaan dunia industri.

Harapan setelah diadakan dua acara yang berkaitan tersebut adalah BKK mampu melacak keterserapan lulusan baik yang bekerja, kuliah, berwirausaha, maupun yang masih dalam tahapan mencari kerja. Semoga BKK menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi angka pengangguran dengan senantiasa berbagi informasi lowongan kerja, melakukan penempatan tenaga kerja, serta memberikan pelatihan kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *