Diklat Penguatan Karakter : Siswa Harus Belajar

Rabu (13/11), Bidang Kesiswaan SMKN 2 Trenggalek menggelar Diklat Penguatan Pendidikan Karakter dan Peningkatan Kedisiplinan Siswa. Dibimbing oleh Tim Tata Tertib SMKN 2 Trenggalek dan tim dari Komando Rayon Militer (Koramil) Kota Trenggalek, diklat ini diikuti oleh sembilan puluh peserta yang merupakan siswa perwakilan dari kelas X dan XI.

Hal penting yang menjadi pembahasan dalam diklat ini adalah penyegaran kembali tentang karakter positif seorang peserta didik. Fokus utamanya pada kedisiplinan. Penguatan disiplin pada siswa menjadi perhatian mengingat dari sinilah kesukesan berawal. Kehadiran tepat waktu di sekolah, pembawaan dalam berpakaian, kerapian, cara bersikap kepada warga di sekolah, dan tanggung jawab dalam menempuh studi menjadi bekal berharga ketika mereka berkiprah di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto, pembicara dari Koramil Trenggalek menegaskan kepada seluruh peserta akan pentingnya mengaktulisasikan penghormatan akan perjuangan para pahlawan. “Kita ini, sekarang bisa hidup enak seperti ini. Sampeyan bisa sekolah nyaman, tidak mengalami berbagai macam gangguan ya karena jasa para pejuang. Karenanya, kita harus menghormati perjuangan beliau-beliau,” tutur Supriyanto. Apa yang bisa kita lakukan ? Ia melanjutkan, sebagai pelajar, para siswa mandatnya harus belajar. “Di masa depan, kita menjadi penerus cita-cita dan perjuangan para perjuangan dalam menjaga negara ini,” ungkap Supriyanto.

Untuk saat ini, sesuai dengan perannya sebagai pelajar, para siswa cukup dituntut untuk turut memberikan sumbangsih pada lingkup lingkungannya. “Tidak usah terlalu luas dulu. Cukup, apa sumbangsing yang bisa kita berikan untuk orang tua kita, apa sumbangsih kita untuk sekolah ini,” tegas tentara yang pernah bertugas di Timor Timur ini.

Diklat karakter dan kedisiplinan yang berlangsung selama setengah hari ini, selain diisi materi wawasan dan pemahaman, juga diisi dengan sesi lapangan. Oleh tim TNI dari Koramil, para peserta dilatih dasar upacara dan baris berbaris di lapangan barat SMKN 2 Trenggalek.

Andhika Febriano, salah seorang peserta dari jurusan RPL, mengungkapkan bahwa pelatihan semacam ini sangatlah bermanfaat. “Membuat kita lebih semangat untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ujar siswa yang akrab dipanggil Ano ini. Selain itu, Ano juga berharap diklat semacam ini bisa diagendakan secara rutin. “Dua atau tiga bulan sekali, dan kalau bisa dengan melibatkan seluruh siswa. Dengan begitu manfaatnya lebih merata,” tuturnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *