Trenggalek, 9 Oktober 2024 – Pernyataan pada tajuk di atas disampaikan oleh Feri Bagus Setiawan, pimpinan Fighter Corporation Trenggalek, dalam acara workshop Implementasi Kewirausahaan Pada Mata Pelajaran Kejuruan dan IPAS Kelas X di SMKN 2 Trenggalek, Selasa (8/10). Di hadapan guru-guru pengajar Produktif Kejuruan, Bagus membedah liku-liku perjuangan bisnisnya membesarkan Fighter Corporation selama lebih dari sebelas tahun.
“Saya merintis usaha ini mulai dari nol, bukan warisan. Sebelumnya sudah berusaha mendaftar sekolah kepolisian dan TNI namun gagal sampai enam kali,” kenang Bagus. Berangkat dari hal tersebut, ia selanjutnya memilih untuk membangun usaha bernama Fighter yang berkonsep one stop printing. “Fokus awalnya, usaha kita itu adalah garment,” tuturnya.
Sejak awal merintis usahanya, Bagus mengaku sangat terbantu dengan timnya, khususnya para alumni SMKN 2 Trenggalek. “Staf kami yang pertama itu adalah alumni SMKN 2 Trenggalek. Jadi, sampai sekarang, ia sudah menjadi keluarga kami selama sebelas tahun,” ungkap Bagus. Dan lebih dari 60 persen, lanjutnya, mayoritas pegawai dari Fighter Corporation adalah alumni dari SMKN 2 Trenggalek.
Pengakuan Bagus tersebut mendapatkan applaus dari guru-guru produktif. Bagus tidak menampik, alumni SMKN 2 Trenggalek yang tergabung dalam timnya merupakan anggota yang solid. “Dari dulu, teman-teman itu solid. Minggu sekalipun buka dan pelayanan cetak untuk instansi dibuka, ready hingga 24 jam,” ujar pebisnis berusia 34 tahun ini.
Dengan pengalaman bekerja bersama alumni SMKN 2 Trenggalek tersebut, Bagus merasa sangat terbantu dan turut memberikan motivasi kepada segenap guru untuk terus menjaga mutu lulusan. “Saya sampai sekarang sangat welcome dengan alumni SMKN 2 Trenggalek bila ingin bergabung. Prinsip saya, anak-anak dengan life skill apapun itu bisa dimotivasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bagus menganggap mereka yang berjuang bersamanya adalah keluarga. “Dalam berwirausaha, kita semua sama. Sama-sama berjuang. Saya punya tim sales. Akan tetapi, sejak awal mendirikan, saya juga menjadi salesman hingga sekarang,” ungkap Bagus yang juga anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.(*/fa)